Langsung ke konten utama

Postingan

The Girl and The Devil

Di atas gedung tinggi, sepasang mata iblis mengawasi, melihat kejahatan yang dilakukan manusia, perampokan, pembunuhan, penganiayaan.. dia telah bosan melihat semua. Malam itu dia iblis melihat seorang gadis yang akan pulang dari tempat dia bekerja, di sebuah jalan sepi, segerombolan preman jalanan, "hai gadis cantik, kemarilah bermain bersama kakak" kata salah satu seorang preman, gadis itu tak menghiraukan, dia ingin pulang, tapi sial nasibnya, tangan preman menaraik gadis itu, lalu dibawanya kegelapan, dia dianiaya hingga ahirnya dibunuh. Iblis melihat kejadian itu tertawa, lalu terbang ke langit. ********** Di satu tempat hidup seorang gadis yang sangat cantik, konon cantiknya melebihi dewi-dewi di langit, gadis itu telah bahagia dengan hidupnya, di usianya yang sudah hampir seperempat abat dia akan memutuskan menikah dengan seorang pria yang di cintainya, hidupnya benar bahagia. Beberapa tahun itu iblis telah melihatnya, memperhatikan setiap detil hidupnya, diam-diam ibl...
Postingan terbaru

Waktu

  Jika bicara tentang waktu, memang banyak yang tidak kita ketahui, penuh misteri, misalnya saja, waktu terasa sebentar jika kita dalam keada'an senang, tapi sebaliknya, terasa sangat lama jika dalam kesusahan, kenapa bisa seperti itu, gw sendiri juga kurang tau. Memang waktu penuh misteri.. sebenernya ada penjelasanya, ini gw tanya sama mbak ai aria dari opera, berikut penjelasanya. ***** Fenomena di mana waktu terasa berjalan sangat singkat saat kita sedang senang, dan terasa lama saat kita mengalami kesulitan atau kesedihan, sebenarnya berkaitan dengan persepsi subjektif kita terhadap waktu, berikut penjelasan mendalam mengenai hal ini Persepsi Waktu dan Emosi Persepsi waktu bukanlah sesuatu yang absolut, melainkan sangat dipengaruhi oleh keadaan emosional dan psikologis seseorang. Ketika kita merasa senang, bahagia, atau terlibat dalam aktivitas yang menyenangkan, perhatian kita terfokus pada pengalaman tersebut sehingga kita kurang memperhatikan berlalunya waktu. Akibatnya, wa...

Berangkat Kerja

Kita tidak tau apa yang akan terjadi, semua berlalu begitu cepat, hingga akhirnya terlambat untuk memulai. Seperti biasanya berangkat kerja jam setengah delapan pagi, masih sama seperti sebelumnya, jadi tukang cat rumah keliling, sudah minggu ke tiga gw kerja, dan kerja'an sudah hampir selesei, uang gajian pun entah kemana. Kenapa ngecat satu rumah hampir sebulan gak kelar ?, rumahnya gede guys, dua lantai, dan kita cuma berdua, kata yang punya rumah kerja gak usah buru-buru, santai saja... jadinya kita kerja sambil tidur-tiduran karna di suruh santai yang punya rumah 🤣🤣... ya gak gitu juga bambang !!.. yang penting hasilnya bagus, dari pada cepet tapi hasil mengecewakan. Kerja di desa memang seperti itu, satu minggu sekali gajianya, kalo di total satu minggunya gw dapet bayaran 750k, enam hari kerja, hari jum'at libur karna di desa memang rata-rata seperti itu, buat yang beragama muslim, hari jum'at ada ibadah sholat jum'at, jadi lebih baik libur hari jum'at keti...

Sarapan di Tempat Kerja

Hidup tanpa kerja rasanya hampa, hidup tanpa cinta ?, sebenarnya gw bukan tipe orang yang gila pekerja'an, tapi hidup tanpa kerja rasanya agak pusing, apalagi kalo kondisi keuangan lagi menipis, makin tambah pusing. Kebetulam waktu itu ada kerja'an jadi tukang cat rumahan, sebenernya ini kerja'anya temen, karna dia butuh temen buat bantuin ini itu, jadi dia minta tolong ke gw,.. tempat kerjanya pun gak jauh dari rumah, masih satu desa dan satu rt pula, jadi kenapa engga, dari pada nganggur. Perharinya gw di bayar 125k, kerja'an di desa start jam setengah delapan pagi, pulang jam empat sore, di kasih sarapan sama makan siang, rokok plus kopi, dan gorengan kalo siang. Saat itu udah hari ke empat gw kerja, dan seperti biasanya gw berangkat dari rumah jam tujuh pagi, nanti disana masih sarapan dulu, sambil ngopi :D, waktu tiba di lokasi seperti biasa temen gw udah disana duluan, dia sudah nenteng piring sarapan sambil duduk bersila, lahab banget dia makan sepertinya enak me...

First Time I meet Her

Pertama kali kenal dia di sosial media, entah, dari beberapa cwe yang gw kirimi pesan "hi" dia yang saat itu mau bales, lalu kita sering bales-balesan chat, dari yang awalnya cuma basa-basi nanya ini itu, lalu berlanjut ngobrol serius, sampai bahas yang gak penting sekalipun. Setelah di sosial media kita tukeran nomor hape dan berlanjut ngobrol di whatsapp, dia anaknya ceria, mau cerita banyak hal, untuk gw yang pendiem enggak perlu nyari bahan obrolan, pasti ada saja yang di ceritakan. Dari foto sosial media yang dia pasang di profilemya, dia cukup cantik, dan juga menarik, kecil imut-imut, gw jadi suka :D... hingga ahirnya gw putuskan untuk bertemu, tapi waktu tidak pernah memihak saat itu, gw masih ada kerja di ibu kota, dan saat gw di rumah dia sibuk kerja. Kita pernah lost contatc beberapa bulan, dia bilang hapenya rusak, jadi untuk sementara gak bisa chat.. hingga beberapa hari, beberapa bulan, dan setahun pun berlalu, masih sama, kita cuma chat-chatan, telpon, rasa-ras...

Mie Ayam Plus

Pernah berfikir untuk tetap tenang dalam kondisi apapun, tapi kenyataanya susah untuk di lakukan, saat dalam masalah, kadang kita selalu gelisah memikirkan masalah tersebut, rasa gugup, cemas, seperti menghantui, tidak bisa pergi sampai masalah tersebut hilang. Dalam kondisi yang tidak menentukan itu, tentu kita mencoba untuk tetap terlihat lebih santai, tapi kenyataanya dalam hati gelisah dan takut, bagaiman harusnya menyikapi dalam keadaan seperti itu. Pernah ada dalam satu kondisi yang gak tau harus mengatakan apa, antara cemas, takut, dan sedikit kocak kalo di ingat-ingat..  jadi malam itu cuaca yang dingin setelah sore tadi di guyur hujan, pikir gw mungkin enak mencari kulineran. Setelah hunting nemu sebuah warung mie ayam, tempatnya di sebuah ruko kecil pinggir jalan yang luamayan sepi, sebenernya gw sudah sering lewat warung tersebut, cuma baru sekarang ini mampir... saat pertama masuk ke dalam warung tersebut, perasaan ada yang aneh, rasa-rasa yang tidak biasa yang tidak gw...