Bagaimana kita menjalani hidup ini ?, terkadang yang namanya hidup tidak berjalan seperti apa yang kita inginkan, bahkan berbelok jauh dari apa yang kita rencanakan, jika tidak punya rencana lain, maka sudah pasti tersesat.
Apakah hidup butuh rencana ?.
Seperti hidup yang gw jalani ini, bukan hanya tersesat, tapi masuk jurang.. masih beruntung jurangnya engga dalam, jadi masih bisa bertahan hidup :D, memang yang namanya hidup kadang sulit untuk di jalani, tapi terkadang juga terasa mudah, mengingatkan kita kalo hidup itu engga selalu bahagia, engga selalu sedih, semua ada waktunya.
Kadang melihat orang lain hidupnya bahagia, apakah memang seperti itu ?, kenyata'anya kita tidak tau kehidupan orang lain, kalo orang jawa bilangnya "sawang sinawang", kehidupan orang lain terlihat bahagia, belum tentu aslinya seperti itu, sebaliknya orang lain melihat hidup kita bahagia, menikmagi hidup, tapi nyatanya... tidak ada yang tau.
Hidup memang tidak mudah, tiap hari adalah perjuangan, seperti ke tiga anak kucing yang pernah gw temui di suatu tempat wisata pantai di jepara, berjuang mencari makanan untuk bertahan hidup... waktu disana gw melihat tiga anak ekor kucing beserta ibunya, lalu setelah itu ada seorang ibu-ibu yang ngasih mereka makanan.
Di kemudian harinya gw dateng lagi ke tempat wisata tersebut, siang itu panas jadi gw duduk di sebuah gazebo yang ada di tepian pantai, terlihat seekor anak kucing warna abu lagi tidur, gw kira dia anak kucing yang pernah gw lihat beberapa hari lalu.. gw bangunin toel-toel tapi gamau bangun.
Tapi akhirnya dia bangun karna gw paksa :D.
Setelah dia bangun gw ajak main, karna gw juga kesepeian ga ada temen di pantai sendiri, kemudian entah dari mana gw lihat dua anak anak kucing lain dateng, satu warna putih satu warna item, mereka adalah anak kucing yang gw lihat tempo hari lalu.
Ketiga anak kucing ini sebut saja namanya caca, cici, dan cece, kalo caca kucing warna abu, cici warna item, dan cece warna putih.
Lengkap sudah ke tiga anak kucing yang gw lihat beberapa hari kemaren.. si cici anak kucing yang terlihat ga mau diem, petakilan, lalu caca kucing warna abu juga sama, tapi ga lebih petakilan dari cici, dan kalo si putih a.k.a cece, lebih ke penakut dan agak berisik karna meong-meong terus.
Memang ada yang aneh dari kelakuan mereka, si cece kucing warna putih selalu jadi bahan bully kedua abangnya, kadang kalo gw taroh mereka bersebelahan pasti si cici kucing item langsung ngereok nyakar cece, pasang kuda-kuda mau nyerang, begitu juga si abu, kalo gw sebelahin sama si putih, langsung di cakar.
Lihat itu gw pun jadi kasihan sama cece, memang seperti itukah jadi anak terakhir, selalu di jailin sama abang-abangnya ?.
Lalu kemudian datang ibunya.. entah dia datang dari mana, cuma memang ada yang aneh kalo gw perhatikan dalam keluarga kucing ini, si putih cece, bahkan dengan ibunya dia langsung di gampar waktu gw deketin ?, apakah ada yang salah dengan si putih, apa yang dia lakukan sehingga ibunya sendiri tega melakukan itu.
Ahirnya seharian itu gw putuskan untuk menganalisis keluarga kucing ini, dan jawaban yang gw temukan setelah memperhatikan mereka, dari gerak geriknya, tingkah mereka saat gw coba kasih makanan, bisa disimpulkam mereka bukanlah satu keluarga.
Ibu kucing ini cuma punya dua anak, yaitu caca dan cici, kucing item dan kucing abu, sedangkan cece kucing warna putih bukanlah bagian dari keluarga tersebut, maka dari itu setiap gw sebelahin mereka pasti caca dan cici langsung pasang kuda-kuda kayak mau berantem, tau sendiri kan guys gimana pose kucing kalo mau berantem.
Ternyata bisa seperti ituu, bahkan dalam dunia kucing, sesama kucing kalo bukan sodara kandung bisa jadi ancaman, bagaimana caca dan cici berlagak sok jagoan mempertahkan diri dari kucing lain yang bukan keluarganya... sama seperti manusia, saat ada orang asing yang mencoba berbuat jahat, tentu kita akan berjuang mempertahankan hidup dan melindungi orang yang kita sayangi.
Kemudian cece kucing putih yang berjuang dalam hidupnya sendiri, tidak punya ibu atau sodara, tentu perjuangan hidupnya lebih berat, berjuang setiap hari mencari dan mendapatkan makan untuk bertahan hidup, untuk anak kucing sekecil itu pasti berat hidupnya.
![]() |
| cece putih |
![]() |
| caca cici sama ibuknya |
Waktu gw mau balik pulang, sebenernya gw pengen bawa salah satu dari ketiga anak kucing tersebut, karna mereka lucu-lucu, pengen bawa si abu sebenernya, karna dia lebih lucu dan gemesin, first time gw lihat dia lagi tiduran di gazebo udah jatuh cinta.
Kalo si putih dia agak penakut dan berisik, meong terus, entah dia nyari perhatian atau nyari keamanan, meski dia hidup sendiri gw yakin dia bisa bertahan hidup dalam kerasnya dunia perkucingan.



Komentar
Posting Komentar