Setelah beberapa hari kembali lagi ke habitat awal menjadi pengangguran, ahirnya bosen dan ga tau mau ngapain, lalu munculah kerinduan baca buku novel, yang selama beberapa bulan kemaren gw tinggalkan karna males.
Sebenernya gw gak bisa baca buku selain novel, buku pengetahuan umum, biografi, sejarah, dll, males buat baca, entah napa.. kemaren sempet mau baca buku tentang filosopi, dunia shopie karya jostein gaarden.. gayanya pengen belajar filsafat, tapi ternyata ga cocok, belom ada 50 halaman udah nyerah.
Tapi dalam buku tersebut di katakan juga, memang ada orang yang suka buku cuma baca novel saja, karna pastinya tiap orang punya alasan dan ketertarikan sendiri mau baca apa.. dan kalo gw sendiri suka novel karna suka dengan cerita, apalagi cerita fiksi fantasy misteri.
*****
Buku pertama yang gw baca kemaren adalah ronggeng dukuh paruk karya ahmad tohari, buku lama trilogi yang di jadikan satu buku, pastinya kalian udah tau buku ini, udah pernah di filmkan juga sepertinya yang berjudul sang penari, bukunya lumayan tebel sekitar 500 halaman lebih, tapi dengan ceritanya yang menarik gak terasa tau-tau udah di ujung cerita.
Ceritanya sediri tentang penari ronggeng di sebuah dukuh kecil, yang dimana orang-orang dalam dukuh tersebut bisa di bilang masih bodoh tentang dunia luar, mereka masih menganut kepercaya'an turun temurun yang di ajarkan nenek moyang.
Satu kebanggan dalam dukuh tersebuat adalah ronggeng, tokoh utama perempuan bernama srintil yang baru saja di nobatkan menjadi ronggeng baru, dengan tarian dan kecantikanya dia membuat dukuh paruk seakan berjaya kemabali dari masa sebelumnya, tapi dengan kemiskinan dan kebodohan orang-orang dukuh paruk, mereka di manfaatkan dan terbawa arus dunia politik, mereka divonis sebagai manusia yang menentang negara, mengakibatkan dukuh tersebut hancur dan di bakar, ronggeng bersama penduduknya di penjara.
Saat baca buku ini, sebenernya gw kasihan dengan kisah hidup dan cinta srintil, dimana dia selalu di kecewakan oleh takdir, saat dia benar-benar percaya pada seseorang, pada akhirnya dia di hianati, sebagai pembaca yang terbawa dalam cerita, gak rela dia berakhir seperti itu.
Seperti yang gw bilang di atas, buku ini sudah di angkat dalam film layar lebar, tahun berapa gw lupa deh.. taunya juga kemaren pas baca bukunya, telat :D, dan sepertinya gw gak akan nonton filmnya, bukan berarti jelek, skor di imdb bagus 7,5 kalo gak salah, cuma gw udah punya gambaran sendiri gimana sosok srintil dan rasus di kepala, juga desa paruk seperti apa, jadi gw gak mau menghilangkan gambaran tersebut saat nonton filmnya hehehe.
Buku kedua yang gw baca adalah karya dee lestari, aroma karsa, pada awalnya gw nyari info novel di fb, disana gw gabung grub forum jual beli buku, dan kebetulan salah satu member jual buku tersebut.
Awalnya gw masih mikir untuk buku tersebut, bahkan enggak kepikiran untuk beli.. harus tau dulu ceritanya seperti apa, meski baca sinopsis di cover belakang masihlah belum cukup, gw mau buku yang bener-bener pengen gw baca, soalnya pernah punya pengalaman, beli buku dari baca sinopsisnya seperti bagus, tapi setelah beli ternyata cerita gak cocok dengan apa yang gw bayangkan.
Harusnya gak perlu ragu karna buku ini karya dee lestari, cuma memang pengen tau cerita dalam buku ini seperti apa sebelum gw memutuskan untuk beli.
Ahirnya gw baca free samplenya di google playbook, di kasih free seratus halaman, dan ternyata benar, buku ini berhasil buat gw memantabkan hati untuk membelinya.. tapi yang terjadi adalah bingung apakah beli buku fisik atau digital, kalo beli fisik harus nunggu tiga sampai empat hari, sedangkan gw udah nanggung dengan ceritanya, nunggu empat hari kelama'an ahirnya beli digital :D.
Buku ini gw tamatkan dalam waktu dua hari setengah, rekor tercepat gw baca buku dengan total 560 halaman, mata sampai perih melototin hape, cuma enaknya baca buku digital bisa baca dimana saja, dirumah pun kalo cape bisa baca sambil tiduran.
Cerita dalam buku ini berfokus tentang tanaman legendaris puspa karsa yang katanya mampu mengendalikan kehendak manusia, tanaman tersebut di buru oleh seorang perempuan bernama raras prayagung, ambisinya untuk menemukan puspa karsa membuatnya menghalalkan segala cara termasuk memanfaatkan anaknya sendiri.
Tokoh utama dalam buku ini adalah jati wesi, pemuda dari tpa bantar gebang yang mempunyai kemampuan penciuman luar biasa, hidupnya berubah ketika ia bertemu raras prayagung, sosok ambisius yang terobsesi menemukan puspa karsa.. buku ini bukan hanya tentang pencarian puspa karsa, lebih dari itu, cinta, misteri sebuah keluarga, dan masa lalu, dibuat dengan sangat epik.
Gak nyesel beli buku ini, cuma penyesalan gw adalah enggak beli buku fisiknya :D.. buku sebagus ini harusnya jadi koleksi.



Komentar
Posting Komentar